Thursday, May 17, 2012

Air Traffic Control (ATC)


Ilmu itu berkembang dari ketidaktahuan, keadaan sekitar, dan keinginan. mungkin sobat semua mengetahui tentang tragedi sukhoi di gunung salak. 

Sampai saat ini sebab kecelakaan belum diketahui, berbagai isu penyebab jatuhnya pesawat pun mulai berdatangan dari Masalah handphone hingga pilot yang diduga mengasumsi alkohol. Menurut Komisi Nasional Keselamatan Transformasi (KNKT) kecelakaan pesawat dapat diketahui dari dari Black Box yang saat ini sudah diketemukan. 

Salahsatu hal yang menjadi pertanyaan saya, terdapat fakta bahwa pilot pesawat yang berada di ketinggian 10.000 kaki meminta izin untuk turun ke 6.000 kaki kepada ATC, lalu kenapa pilot tersebut minta turun, dan kenapa ATC mengijinkannya? 

Sobat..................

ATC  merupakan singkatan dari Air Traffic Control yang memiliki tugas utama Separating Traffic Separating traffic berarti memisahkan pesawat baik pesawat diground, departing, arriving, maupun enrouting dan ternyata ATC pun dibagi menjadi beberapa bagian, yaitu :

  •  Delivery

Clearance Delivery atau Delivery merupakan bagian ATC yang bertugas memberikan izin atau delivery bagi pesawat untuk terbang dari suatu tempat ke tempat lain. Selain itu delivery juga memastikan flight plan sudah benar dan sesuai dengan aturan yang ada (SOP maupun general rules)
Delivery memegang peranan yang sangat penting bagi posisi ATC berikutnya karena delivery mengatur semua bagaimana posisi ATC berikutnya menghandle pesawat tersebut.
  • Ground
Tugas Bagian Ground :
  • Memastikan pesawat taxi dengan aman baik dari maupun ke run way
  • Melakukan sequencing terhadap traffic.
  • Tower
Tower sebenarnya memiliki beberapa tugas, tetapi tugas utamanya adalah mengatur departure dan arrival dengan memberikan take off dan landing clearance. Selain itu tugas tower adalah memberikan traffic advisories dan mengatur traffic VFR selama departing dan circuit dan landing
  • Approach / TMA (Terminal Area)
Approach bertugas untuk mengatur traffic :
  • Departing : mengatur pesawat yang berangkat dari suatu airport sampai masuk ke airway yang sudah menjadi bagian dari Center Controler. Approach mengatur traffic bisa dengan SID yang sudah ada, memberikan vector, dan altitude clearance. Selain itu approach juga bertanggungjawab untuk menambah separasi untuk departing traffic sebelum masuk kebagian enroute.
  • Arriving: bertugas mengatur pesawat yang akan mendarat disuatu bandara dari Center. Approach akan memberikan runway in use dan approach apa yang akan merekagunakan (ILS, VOR, visual, etc). Approach mengatur traffic dengan memberi vector maupun altitude clearance.
  • Center
Center memiliki area control yang sangat luas. Mengatur traffic departing, arriving, maupun overflight.
  • Departure traffic diterima dari Approach dan separasi ditambah. Jika pesawat tujuan ada diarea Center lainnya, separasi harus dipastikan cukup dan dihand off ke posisi controler berikutnya.
  • Arrival traffic diterima dari Approach maupun Center lainnya diberikan descend instruction dan STAR setelah itu dihand off ke Approach untuk mendarat ke bandara tujuan
  • Overfligh ttraffic diatur oleh Center agar tidak tabrakan dengan pesawat lainnya.
  • Center membutuhkan banyak perhatian dan ketelitian karena areanya yang luas dan banyaknya traffic yang dicontrol serta aturan yang ada. Kesalahan sedikit pada sebuah pesawat dapat merusak traffic flow yang normal.

No comments:

Post a Comment